tak ada seorang pun tahu, betapa menyakitkan rasa kesepian itu
ia menyayat-nyayat, tidak peduli hingga terluka
terus saja menyayat
sendiri, sepi, terluka
apa arti air mata
ia hanya bedak gincu penutup nyeri sesungguhnya
aku kesepian tiada terperi
sendiri
terobek-robek sakit sekali
hanya orang yang pernah merasakan kesepian
yang bisa merasakan arti kesunyian yang sesungguhnya
sangat tak mengenakkan
mau kubawa pergi kemana
tak seorang pun tahu
tak seorang pun memahami rahasia terbesar kesunyian ini
menyakitkan
memilukan
menyayat
tak seorang pun mau merasa kesepian
jangan pernah mau!
30 September 2008 | 03.57 wib


5 tanggapan so far ↓
rnazahra // 7 Oktober 2008 pada 07:15 |
Seperti itukah?
Aq sering merasa kesepian…
Tapi yang aq rasakan Keindahan
Bagiku Kesepian itu indah
Terkadang aq menyukainya
Berdamain dengan kesepian…
rnazahra // 7 Oktober 2008 pada 07:22 |
mengapa foto yang tampil di rnazahra itu ya??
Aneh…
Ngeri sendiri melihatnya
Napa fotoku gak nonggol…
*Berfikir keras*
rnazahra // 7 Oktober 2008 pada 07:24 |
Lha.. sekarang malah muncul…
Ahh… kok bisa gini sih
*Tambah Binggung Mode ON*
Hiks… Maafin ya mas…
Jadi hatrik disini
Nuwun sewu… kulo pamit saja
rnazahra // 28 Oktober 2008 pada 08:43 |
Percaya deh mas…
aq lebih suka merasakan sepi daripada banyak teman
tapi mereka menyakiti
ekaria27 // 15 April 2009 pada 05:21 |
Dalam sepi muncul kesadaran dan ketenangan…
Tapi jangan terlalu lama terkungkung pusara sepi, sejenak saja cukuplah.